Masih ingat doa saat turun hujan kan?, "Ya Allah, turunkanlah hujan yang bermanfaat".
Hujan itu istimewa, karena setiap tetesannya turun disertai dengan malaikat, hujan itu penuh berkah. oleh karena itu kita berupaya memperbanyak doa saat hujan,
Hujan itu istimewa, karena setiap tetesannya turun disertai dengan malaikat, hujan itu penuh berkah. oleh karena itu kita berupaya memperbanyak doa saat hujan,
Eitts, tapi sekarang kita musti agak waspada,
musim penghujan juga berarti bahwa penyakit demam berdarah juga tengah mengintai kita. Teman-teman tahukan penyakit demam berdarah? Penyakit ini diperantarai oleh nyamuk belang-belang Aedes Aegypti sebagai vektornya.
Namun, sekarang ada yang berbeda, nyamuk Aedes Aegypti yang biasanya menjadi pembawa virus Dengue ini sekarang juga membawa virus Zika dan virus Chikungunya. (Apaa???)
musim penghujan juga berarti bahwa penyakit demam berdarah juga tengah mengintai kita. Teman-teman tahukan penyakit demam berdarah? Penyakit ini diperantarai oleh nyamuk belang-belang Aedes Aegypti sebagai vektornya.
Namun, sekarang ada yang berbeda, nyamuk Aedes Aegypti yang biasanya menjadi pembawa virus Dengue ini sekarang juga membawa virus Zika dan virus Chikungunya. (Apaa???)
Nah, Sekarang kita akan membahas mengenai virus zika,
Apa itu virus Zika??
Apa itu virus Zika??
Virus Zika merupakan flafivirus kelompok arbovirus. Termasuk
virus RNA. Virus Zika pertama kali diisolasi tahun 1948 dari monyet di hutan
Zika Uganda. Sekarang, Ia diperkirakan telah memasuki Afrika, Asia Tenggara,
Amerika Latin, dan Karibia. Virus ini ada kemungkinan memasuki Indonesia sejak
2015. Karena itulah media nasional baru-baru ini heboh memberitakan mengenai
penyebaran virus zika ini.
Virus yang sedang terjadi di Amerika Latin, terutama di
Brasil dan Kolombia ini memiliki gejala yang diawali dengan demam mendadak,
lemas, kemerahan pada kulit badan, punggung, dan kaki, dan disertai juga dengan
nyeri otot dan sendi. Selain itu, infeksi virus ini juga menyebabkan mata
menjadi merah karena peradangan konjungtiva. Meskipun tidak menurunkan kadar
trombosit, masa inkubasi virus ini hampir mirip dengan penyakit DBD yaitu
beberapa hari sampai satu minggu.
Bahaya virus zika dapat berbeda-beda tergantung dari daya
tahan tubuh individu yang diserang. Jika saat terkena tubuh sedang dalam
kondisi lemah, maka dapat berbahaya. Meskipun demikian, dengan banyak
istirahat, banyak minum, dan memakan makanan bergizi penyakit ini dapat
disembuhkan. Hanya saja, infeksi dari virus ini dikabarkan dapat menyebabkan
penyakit mikrosefalus (kepala berukuran kecil) pada anak yang dilahirkan.
Pada 15 Januari 2016, pemerintah Amerika melalui US Centers
for Disease Control and Prevention (CDC) telah mengeluarkan travel alert bagi warga negaranya yang
sedang hamil untuk menunda melakukan perjalanan ke negara-negara yang sedang
terjangkit virus zika ini.
Pencegahan kedatangan virus zika dapat dilakukan seperti
pencegahan terhadap nyamuk demam berdarah. Oleh karena itu, mari kita lawan
Virus Zika dengan melakukan 3M (Mengubur, Menguras, dan Menutup) untuk melawan
serangan nyamuk Aedes Aegypti!! Boleh juga dengan menambahkan bubuk abate pada
kolam air dirumah kita kok.. :)
Sumber:
http://m.kompas.com/helath/read/2016/01/25/110600623/Waspadai.Virus.Zika.Berjangkit


0 Komentar untuk "Musim Penghujan: Mewaspadai Virus Zika"