![]() |
| Adab Berhibur dalam Islam |
Pastikan materi hiburan kita tidak bertentangan dengan syariat Islam
Berhibur pada dasarnya boleh, hanya saja jangan memilih hiburan yang mengandung hal-hal yang membawa kita beranjak jauh bahkan bertentangan dengan aturan/jalan/syariat Allah, melukai Rasulullah dan melecehkan para sahabat. Tidak mengajak menyembah kepada selain Allah. Dan, jangan mengambil hiburan yang menciderai Islam.Tidak berlebih-lebihan sehingga lupa kewajiban
Gak ada yang larang berhibur asalkan hiburan tersebut tidak berlebih-lebihan sehingga membuat kita lupa atau lalai akan kewajiban. Hak-hak Allah tetap harus dipenuhi, tunaikan ibadah tepat waktu, tetap bekerja dan menuntut ilmu dan lain sebagainya.Tidak mengandung unsur maksiat
Materi hiburan jangan sampai mengandung unsur maksiat seperti membawa kepada ransangan ghairah hawa nafsu. Kampanye kecintaan dan kerinduan kepada yang belum halal serta konten-konten lain yang berpotensi merusak hati dan akhlak.Tidak membahayakan diri sendiri atau orang lain
Materi hiburan yang kita pilih hendaknya tidak membahayakan diri sendiri dan orang lain. Tidak memiliki kemudharatan yang lebih besar dari kebermanfaatannya.Tetap menjaga batasan-batasan syar'i yang sudah ada
Sebagai seorang muslim/muslimah tentu kita harus tetap menjaga jati diri kita. Di manapun kita berada, bagaimanapun kondisi lingkungan, kita harus teguh pada batasan-batasan yang sudah ditentukan. Harus keep syar'i whatever yo dou! Banggalah dengan jati diri kita sebagai seorang muslim.Sebagaimana yang sudah disinggung di atas bahwa hukum berhibur pada dasarnya adalah mubah atau boleh asalkan sesuai dan tidak melanggar adab berhibur dalam Islam. Oleh karena itu marilah memilih hiburan yang baik dan tidak berhibur secara berlebihan. Rasulullah pernah bersabda "diantara tanda kebaikan Islam seseorang adalah meninggalkan hal-hal yang tidak bermanfaat baginya" (HR at-Tirmidzi). So, mari buat kehidupan kita lebih bermanfaat.

0 Komentar untuk "Berhibur dalam Islam Itu Boleh, Asalkan Penuhi 5 Adab Ini"